1 Beasiswa di Australia. Informasi mengenai beasiswa di Australia dapat dilihat melalui laman www.australiaawardsindonesia.org. Melalui laman tersebut banyak informasi mengenai beasiswa, short training, split master program, hingga cerita alumni Indonesia yang berkuliah di Australia. Baca Juga : Beasiswa Kuliah Kinobi 2022 jenjang D3 - S1. 2
Konteksbeasiswa BOP dan BP ini ditujukan sebagai bantuan kepada mahasiswa UGM yang memiliki keterbatasan ekonomi dalam perkuliahan di UGM. Beasiswa Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Persyaratan 1. Mahasiswa S1 dan D3 Universitas Gadjah Mada 2. Mahasiswa jenjang studi Strata 1 (S1) untuk semua fakultas, khusus Fakultas Kedokteran Umum
Jentera Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera membuka pendaftaran beasiswa bagi lulusan SMA tahun , dan 2022 yang ingin mengambil kuliah tahun ajaran 2022-2023. Jentera didirikan pada 1 Juli 2011 dan dikelola oleh Yayasan Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (YSHK), institusi yang bergerak dalam bidang penelitian
SimakUlasan Ini! Penjelasan mengenai jenis beasiswa ekstensi D3 ke S1 Australia melalui sebuah program khusus di atas tentu saja dapat dimanfaatkan nantinya. Ditambah lagi, jenis informasi di atas tidak hanya menjelaskan mengenai keuntungan yang dapat dinikmati namun juga tentang tips untuk mendaftar. Selain itu, perhatikan pula beberapa
PROGRAMEKSTENSI KE PROGRAM S-1 DI UNIVERSITAS. Program ekstensi bukanlah program umum di Jepang. Yang bisa mengikuti program ekstensi adalah lulusan program Junior College (Tanki daigaku), lulusan program College of Technology (koutou senmongakkou),lulusan Professional Training College ( Senmonggakkou), mahasiswa tingkat 1 atau 2 dan lulusan program S-1 suatu universitas yang ingin mengikuti
5 Universitas di Australia. Ada sebuah hal yang menari jika kamu ingin mendapatkan ekstensi D3 ke S1 di Australia. Di sana, lulusan D3 bukan hanya bisa melanjutkan S1 tetapi hingga S2. Jadi cukup mengikuti penyetaraan selama empat bulan saja, kamu bisa langsung mengikuti perkuliahan S2 selama dua setengah tahun.
BeasiswaVDMS. Beasiswa VDMS atau beasiswa Van Deventer-Maas Stichting adalah beasiswa yang ditujukan untuk Mahasiswa D3 dan S1. Beasiswa ini memberikan uang saku sebesar Rp. 650.000,- Bonus TOEFL, Bonus Lulus tepat waktu dan pelatihan kepemimpinan. Beasiswa ini biasanya dibuka setiap bulan Februari sampai dengan bulan Maret setiap tahunnya.
Q74N. Program D3 memang banyak dipilih oleh sebagian pelajar yang baru lulus SMA, karena memiliki durasi yang lebih singkat, dan lulusan D3 atau vokasi dibekali dengan keterampilan terapan yang membuat mereka lebih siap mengaplikasikan kemampuan langsung di dunia kerja. Namun ada juga lulusan D3 yang terpikirkan ingin melanjutkan pendidikan demi bisa mencapai peningkatkan karir dalam dunia kerja. Maka dari itu ada program ekstensi untuk lulusan D3 agar bisa lanjut kuliah bahkan sampai jenjang S2 di luar negeri! Program ekstensi adalah istilah alih jenjang dari D3 ke jenjang yang lebih tinggi dengan cara transfer SKS yang telah diperoleh selama masa kuliah diploma. Termasuk program ekstensi di Australia. Apa saja yang dibahas pada artikel ini? Syarat umum program ekstensi D3 ke S2 di Australia Dukungan pemerintah Australia untuk pelajar internasional Daftar universitas dan biaya program ekstensi D3 ke S2 di Australia Syarat Umum Program Ekstensi Beberapa negara yang menyediakan program ekstensi adalah Australia, New Zealand, Amerika, Kanada, dan beberapa negara di benua Eropa serta Asia lainnya memiliki persyaratan khusus bagi para calon mahasiswa mereka. Namun secara umum syarat yang diberikan adalah Merupakan lulusan dari universitas yang terakdreditasi minimal B Harus memiliki sertifikat TOEFL minimal score Berasal dari negara berkembang Bukan lulusan S1 di negara asal Nilai studi akademik D3 yang bagus Kuasai bahasa di negara tujuan Program ekstensi di Australia dari D3 bisa lanjut S2 Memang tidak mudah mencari universitas luar negeri yang menyediakan program ekstensi ini, namun di Australia ternyata sudah menyediakan dan menawarkan program ekstensi bagi mahasiswa internasional untuk pengajuan gelar S1. Bahkan ada beberapa jenis perguruan tinggi yang menawarkan Postgraduate Qualifying Program, atau program yang ditawarkan oleh beberapa universitas di Australia bagi mahasiswa lulusan D3 yang ingin melanjutkan studi langsung ke tingkat S2 atau Master. Pemerintah Australia memiliki kerja sama dengan beberapa jenis perguruan tinggi yang menawarkan program ini dengan durasi yang singkat. Yakni disediakan pengajuan ekstensi terlebih dahulu ke S1 setidaknya minimal empat bulan. Lalu program tersebut masih diikat langsung dengan pengajuan gelar S2. Jika memiliki rencana untuk mencoba jenis beasiswa melalui program ini, maka setiap mahasiswa juga bisa mendapatkan gelar master secara sekaligus. Hal ini bisa terjadi karena di Australia jenjang D3 dianggap setara dengan S1 selama jurusan yang akan kamu ambil masih sejalan dengan jurusan sebelumnya. Gak cuma itu aja keuntungannya, setelah lulus dengan gelar master, kamu juga bisa berkesempatan bekerja di Australia, lho! ​ Daftar Universitas Yang Menyediakan Program Ekstensi di Australia Western Sydney University Peringkat top 3% dunia menawarkan Postgraduate Qualifying Program untuk Master di bidang bisnis. Master of Business Administration Master of Accountancy Master of Applied Finance Master of Business Administration/ Master of Applied Finance Executive Master of Business Administration Master of Commerce Human Resource Management Master of Professional Accounting Master of Finance Master of Commerce Property Investment and Development Master of Business Marketing Master of Business Operations Management Biaya kuliah berkisar antara $30,080 – $38,000 full program sesuai durasi studi Southern Cross University, Gold Coast Campus Menawarkan Postgraduate Qualifying Program untuk jurusan-jurusan berikut Master of Business Administration MBA Master of Accounting MPA Master of International Tourism and Hotel Management MITHM Master of Engineering Management Master of Business Administration MEM/MBA Master of Information Technology MIT Biaya program ini adalah berkisar antara $30,400 – $ Program penuh sesuai durasi studi Edith Cowan College Menawarkan Postgraduate Qualifying Program untuk jurusan yang terbatas pada bisnis Master of Professional Accounting** Master of Business Administration Master of Business Administration International Master of Finance and Banking Master of Human Resource Management Master of International Hospitality Management Master of Management Information Systems Master of Marketing and Innovation Management Master of Project Management Biaya program ini berkisar $13,200 AUD Deakin University Postgraduate Qualifying Program ditawarkan di Melbourne Burwood Campus bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan master di bidang berikut Master of Commerce Master of Business Sport Management Master of Professional Accounting Master of Information Systems Master of International Business Master of International Finance Master of Business Administration International Master of Contemporary Leadership Master of Professional Accounting/Master of Commerce Master of International Finance/Master of Professional Accounting Master of Business Administration International/ Master of Commerce Master of Business Administration International / Master of Professional Accounting Master of Business Administration International/ Master of Information Systems Biaya program ini berkisar $13,700 AUD Dengan adanya program ekstensi ini, mimpi para lulusan D3 untuk lanjut ke jenjang yang lebih tinggi bukan impian lagi deh! Karena bisa menghemat waktu bisa mengambil dua gelar sekaligus. Kamu tertarik mengikuti program ekstensi di Australia ini? Yuk, rencanakan pendidikan mu mulai sekarang bersama Hotcourses Indonesia! ​ Baca juga Mencari Progam Ekstensi D3 ke S1 atau S2 di Australia? Simak Ulasannya Lanjut Kuliah di Luar Negeri dengan Program Ekstensi Jenjang D3 ke S1 Seputar Beasiswa Australia Awards Master’s Awards dan PhD Awards 10 Universitas dengan jurusan bisnis terbaik di Australia
- Calon mahasiswa yang siap mendaftar Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP 2023 Tahap 2, harus tahu beberapa hal agar tak gagal dikemudian hari. Ada 10 tips yang wajib diperhatikan biar lolos LPDP 2023. Tips ini adalah hal yang harus dihindari dan hal yang wajib dilakukan calon mahasiswa. Sesuai jadwal, Beasiswa LPDP Tahap 2 akan dibuka pada 9 Juni 2023. Sebelum dibuka, ketahui apa yang jangan dilakukan selama apply beasiswa. Baca juga LPDP 2023 Tahap 2 Cek Batas Usia untuk Daftar 13 Jenis Beasiswa Ini Melansir akun Instagram layanan pendidikan ke luar negeri, schoters, berikut 10 tips yang bisa membantu persiapan kamu meraih beasiswa LPDP 2023 10 tips lolos Beasiswa LPDP 2023 1. Terlalu santai dan submit beasiswa mepet deadline. 2. Meremehkan skor IELTS/TOEFL. Pasalnya skor IELTS/TOEFL bisa juga sebagai salah satu pertimbangan seleksi dalam memilih penerima beasiswa. 3. Tidak memiliki tujuan jalur beasiswa yang jelas. Padahal LPDP memiliki jalur yang target penerima beasiswa berbeda-beda. Pahami detil jalur beasiswa. Baca juga Beasiswa LPDP 2023 Tahap 2 Dibuka 9 Juni, Cek Syarat Skor TOEFL-IELTS 4. Melakukan plagiarisme, padahal hal seperti ini merupakan hal yang tidak boleh dilakukan. 5. Mengirim file yang sama persis dengan pendaftaran sebelumnya. Cobalah perbarui file dan kembangkan lagi potensi dalam diri dan upgrade isi dokumen yang lebih baik dari sebelumnya. 6. Buat timeline beasiswa dan checklist persyaratan. Mulai persiapan dari mencari tahu informasi lengkap mengenai beasiswa LPDP melalui official website LPDP, catat jangan sampai ada yang terlewat.
Lulusan D3 atau vokasi dibekali dengan keterampilan terapan yang membuat mereka lebih siap mengaplikasikan kemampuan langsung di dunia kerja. Namun ada juga lulusan D3 yang ingin melanjutkan ke program ekstensi agar bisa lanjut kuliah sampai jenjang S2 di Australia. Program ekstensi adalah istilah alih jenjang dari D3 ke jenjang yang lebih tinggi dengan cara transfer SKS yang telah diperoleh selama masa kuliah diploma. Apa yang dibahas dalam artikel ini? Apa syarat umum program ekstensi di Australia? Apakah bisa melanjutkan dari D3 langsung ke S2? Unversitas apa saja yang menyediakan program ekstensi di Australia? Syarat Umum Program Ekstensi Beberapa negara yang menyediakan program ekstensi adalah Australia, New Zealand, Amerika, Kanada, dan beberapa negara di benua Eropa serta Asia lainnya memiliki persyaratan khusus bagi para calon mahasiswa mereka. Namun secara umum syarat yang diberikan adalah Merupakan lulusan dari universitas yang terakdreditasi minimal B Harus memiliki sertifikat TOEFL minimal score Berasal dari negara berkembang Bukan lulusan S1 di negara asal Nilai studi akademik D3 yang bagus Kuasai bahasa di negara tujuan Pelajar internasional di Australia Program ekstensi di Australia dari D3 bisa lanjut S2 Memang tidak mudah mencari universitas luar negeri yang menyediakan program ekstensi ini, namun di Australia ternyata sudah menyediakan dan menawarkan program ekstensi bagi mahasiswa internasional untuk pengajuan gelar S1. Bahkan ada beberapa jenis perguruan tinggi yang menawarkan Postgraduate Qualifying Program, atau program yang ditawarkan oleh beberapa universitas di Australia bagi mahasiswa lulusan D3 yang ingin melanjutkan studi langsung ke tingkat S2 atau Master. Pemerintah Australia memiliki kerja sama dengan beberapa jenis perguruan tinggi yang menawarkan program ini dengan durasi yang singkat. Yakni disediakan pengajuan ekstensi terlebih dahulu ke S1 setidaknya minimal empat bulan. Lalu program tersebut masih diikat langsung dengan pengajuan gelar S2. Jika memiliki rencana untuk mencoba jenis beasiswa melalui program ini, maka setiap mahasiswa juga bisa mendapatkan gelar master secara sekaligus. Hal ini bisa terjadi karena di Australia jenjang D3 dianggap setara dengan S1 selama jurusan yang akan kamu ambil masih sejalan dengan jurusan sebelumnya. Gak cuma itu aja keuntungannya, setelah lulus dengan gelar master, kamu juga bisa berkesempatan bekerja di Australia, lho! ​ Western Sydney University Peringkat top 3% dunia menawarkan Postgraduate Qualifying Program untuk Master di bidang bisnis. Master of Business Administration Master of Accountancy Master of Applied Finance Master of Business Administration/ Master of Applied Finance Executive Master of Business Administration Master of Commerce Human Resource Management Master of Professional Accounting Master of Finance Master of Commerce Property Investment and Development Master of Business Marketing Master of Business Operations Management Biaya kuliah berkisar antara $30,080 – $38,000 full program sesuai durasi studi Southern Cross University, Gold Coast Campus Menawarkan Postgraduate Qualifying Program untuk jurusan-jurusan berikut Master of Business Administration MBA Master of Accounting MPA Master of International Tourism and Hotel Management MITHM Master of Engineering Management Master of Business Administration MEM/MBA Master of Information Technology MIT Biaya program ini adalah berkisar antara $30,400 – $ Program penuh sesuai durasi studi Edith Cowan College Menawarkan Postgraduate Qualifying Program untuk jurusan yang terbatas pada bisnis Master of Professional Accounting Master of Business Administration Master of Business Administration International Master of Finance and Banking Master of Human Resource Management Master of International Hospitality Management Master of Management Information Systems Master of Marketing and Innovation Management Master of Project Management Biaya program ini berkisar $13,200 AUD Deakin University Postgraduate Qualifying Program ditawarkan di Melbourne Burwood Campus bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan master di bidang berikut Master of Commerce Master of Business Sport Management Master of Professional Accounting Master of Information Systems Master of International Business Master of International Finance Master of Business Administration International Master of Contemporary Leadership Master of Professional Accounting/Master of Commerce Master of International Finance/Master of Professional Accounting Master of Business Administration International/ Master of Commerce Master of Business Administration International / Master of Professional Accounting Master of Business Administration International/ Master of Information Systems Biaya program ini berkisar $13,700 AUD Dengan adanya program ekstensi ini, mimpi para lulusan D3 untuk lanjut ke jenjang yang lebih tinggi bukan impian lagi deh! Karena bisa menghemat waktu bisa mengambil dua gelar sekaligus. Kamu tertarik mengikuti program ekstensi di Australia ini? Yuk, rencanakan pendidikan mu mulai sekarang bersama Hotcourses Indonesia! ​ Baca juga Cara mudah mencari jurusan dengan Alat Pencari Jurusan Hotcourses Indonesia Lanjut Kuliah di Luar Negeri dengan Program Ekstensi Jenjang D3 ke S1 Kehidupan Perkuliahan Di Kanada Dan Australia, Apa Bedanya? Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah Di Australia Biaya Kuliah Jurusan Bisnis Di Australia 2023
- Ada beasiswa S2 dan S3 ke Australia yang bisa didaftar tanpa batas umur dan IPK di bawah 3 yang dibuka tahun 2023. Beasiswa ini bernama Australia Awards Scholarships AAS 2023 ini dibuka Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, Departemen Pendidikan dan Pelatihan, serta Pusat Riset Pertanian Internasional Australia ACIAR. Rencana, beasiswa ini dibuka pada 1 Februari beasiswa ini memprioritaskan para pendaftar perempuan, penyandang disabilitas dan mahasiswa atau pendaftar dari wilayah target beasiswa ini, seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Selatan. Kemudian ada Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung. Seluruh pendaftar yang diprioritaskan ini masuk ke dalam daftar Equity Target Groups. Baca juga Beasiswa S1-S3 Tanpa TOEFL, IELTS, dan LoA Bagi mahasiswa Master Degree S2 akan didanai melalui beasiswa dengan durasi maksimal 2 tahun dan Doctorated Degree PhD dengan durasi maksimal 4 tahun. Tujuan beasiswa ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, hubungan pendidikan, serta hubungan jangka panjang yang positif antara Australia, negara tetangga dan masyarakat global. Jika tertarik, ketahui syarat dan jadwal pendaftaran beasiswa Australia yang tanpa batas usia dan IPK dibawah 3 ini. Cakupan beasiswa S2 dan S3 Australia Pembiayaan penuh biaya kuliah S2 dan S3 Program pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan Transportasi dari daerah asal ke lokasi Pre Departure Training Uang saku selama Pre Daparture Training Biaya visa serta pemeriksaan medis Tiket pesawat PP Indonesia – Autralia Tunjangan Kedatangan di Autralia Biaya hidup selama menjalani pendidikan di Australia Asuransi Kesehatan Dukungan Akademik Tunjangan ketika Program Kerja Lapangan Tiket peaswat reuni PP Indonesia Australia bagi penerima beasiswa yang tidak membawa keluarga. Baca juga 5 Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Motivation Letter Persyaratan Umum 1. Merupakan warga negara Indonesia dan bertempat tinggal dan melamar beasiswa dari Indonesia. 2. Tidak menikah atau bertunangan dengan warga negara Australia atau Selandia Baru atau status penduduk tetap, pada setiap tahap aplikasi, seleksi, proses mobilisasi atau selama beasiswa di Australia. 3. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia kesehatan, karakter, dan lainnya. 4. Tidak sedang mengajukan visa untuk tinggal di Australia. 5. Tidak melamar Beasiswa Australia Award jangka panjang Memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Indonesia atau pemerintah Indonesia. 7. Bukan anggota militer yang sedang bertugas. 8. Memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT. 9. Mampu memenuhi persyaratan penerimaan universitas Australia pilihan. Persyaratan Khusus 1. Mendaftar untuk program studi yang termasuk dalam bidang prioritas pengembangan, yakni Health Security Ketahanan kesehatan, Stability Stabilitas, serta Economic Recovery Pemulihan ekonomi. 2. Memiliki IPK minimal 2,9 skala Untuk pelamar yang tergolong equity target group memiliki IPK sama atau lebih tinggi dari 2,75. 3. Untuk pelamar S2 memiliki skor pilih salah satu Minimal 6,0 IELTS Minimal 525 TOEFL ITP Minimal 80 TOEFL iBT, Minimal 56 untuk PTE akademik. Untuk pelamar dari equity target groups memiliki skor pilih salah satu Minimal 5,0 IELTS Minimal 495 TOEFL ITP Minimal 63 TOEFL iBT Minimal 46 untuk Pearson PTE. Untuk pelamar program PhD atau S3 memiliki skor pilih salah satu Minimal 6,0 IELTS Minimal 525 TOEFL ITP Minimal 80 TOEFL iBT, Minimal 56 untuk PTE akademik. 4. Hasil IELTS, TOEFL atau PTE Academic harus terkini atau 2 tahun terkahir. 5. Sudah memegang gelar sarjana, jika melamar Magister. Sudah memiliki gelar Magister, jika melamar Doktor. Baca juga Beasiswa S1-S2 Brunei Darussalam 2023, Tunjangan Rp 7 Juta Per Bulan 7. Menjawab semua pertanyaan yang relevan pada formulir aplikasi. 8. Bersedia dan bersedia mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk Keperluan Akademik EAP penuh waktu Senin-Jumat dari jam 8 pagi hingga 4 sore di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika mendapatkan tawaran beasiswa. Dokumenen yang dibutuhkan Curriculum Vitae terbaru Salinan akta kelahiran atau yang serupa Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pada paspor Salinan ijazah resmi yang dilegalisir Salinan transkrip nilai resmi yang dilegalisir Hasil tes bahasa Inggris IELTS atau TOEFL atau Pearson PTE terbaru, dimana hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir dianggap baru Pelamar beasiswa Master harus melampirkan salinan ijazah, transkrip D3 yang dilegalisir jika menggunakan ijazah atau transkrip D4 atau S1 Ekstensi Pelamar beasiswa PhD harus melampirkan salinan ijazah atau transkrip Sarjana yang dilegalisir Referensi akademis dari pembimbing Master bagi pelamar program PhD Bagi PNS menyertakan Surat Keputusan Pengangkatan PNS. Untuk informasi dokumen lebih lengkap, bisa mengecek laman Jadwal pendaftar beasiswa Australia Awards Pendaftaran 1 February - 1 May 2023 pukul WIB Pengumuman Juni 2023 Seleksi wawancara Juli 2023 Pengumuman akhir Agustus 2023. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Arroyan Pram, pemuda asal Boyolali yang dapat beasiswa internasional, usai ditolak PTN di Indonesia. Sumber Instagram/arroyanpram Jakarta Gagal masuk kampus negeri Indonesia, membawanya malah diterima S1 beasiswa internasional. Itulah pengalaman Arroyan Pram. Pemuda asal Boyolali, Jawa Tengah ini menceritakan kisah inspiratifnya. Berawal dari tayangan video TikTok arroyanpramm, berhasil menghubunginya untuk berbagi cerita dan tips mendapatkan beasiswa. Kisah Inspiratif Getuk Take, Bermula Usaha Kecil Kini Ekspor ke Hongkong dan Macau Cerita Mahasiswa Raih Beasiswa Internasional Kemendikbudristek, Apa Tipsnya? Pemuda bernama lengkap Arroyan Irsya Dulloh Pram ini tidak menyangka bisa mendapat pengalaman luar biasa seperti sekarang. Awalnya, pemuda yang akrab disapa Roy ini berkeinginan masuk ke Institut Teknologi Bandung ITB, namun nasib berkata lain. "Sebenarnya dulu enggak pernah kepikiran bakal bisa dapat journey yang seperti ini, soalnya aku kan tinggalnya di daerah Boyolali. Ceritanya pas SMA suka matematika, fisika dan juga ikut olimpiade dapat medali. Sampai akhirnya pengin banget masuk ke ITB," ungkap Arroyan, dihubungi melalui telepon, Kamis 1/6/2023. Demi mendapat keinginannya, alumni SMA Negeri 2 Surakarta itu pun setiap hari belajar. Ia bahkan mengikuti try out yang diselenggarakan oleh beberapa kampus di Jawa Tengah. Semua jalur ujian masuk pun dicoba. Lulus SMA pada tahun 2018 lalu, Roy mencoba ujian tulis dengan pilihan ITB, UGM dan merupakan salah satu impian bagi kebanyakan orang untuk mendapatkan pendidikan, khususnya beasiswa di luar negeri. Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir. Pasalnya, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan impianmu tersebut...Gagal masuk PTN di Indonesia, tapi lolos 6 program beasiswaArroyan Pram, pemuda asal Boyolali yang dapat beasiswa internasional, usai ditolak PTN di Indonesia. Sumber Instagram/arroyanpramTiga universitas negeri yang sudah dipilih ternyata bukan 'jodohnya'. Saat itu, Arroyan juga sempat mencoba ujian masuk STAN. Namun, sayangnya belum membuahkan hasil. Dalam fase ditolak, pemuda yang beberapa kali menang olimpiade itu tidak menyerah. Ia mencoba untuk daftar program beasiswa, dalam maupun luar negeri. "Karena sudah gagal kurang lebih pada Maret-April 2018, pada fase itu aku lihat lagi 5 bulan setelahnya di Agustus. Kebetulan aku juga ada daftar program-program lain buat cadangan. Cari kampus yang ada beasiswa," kata Arroyan. Hingga akhirnya, dari 8 list beasiswa di Indonesia yang didaftarnya, 6 di antaranya lolos. Dari sana, Arroyan juga harus memilih satu yang paling sesuai dengan keinginannya. Pilihannya pun jatuh ke Badak LNG Academy. Badak LNG Academy merupakan program beasiswa penuh jenjang Diploma III D3 hasil kerja sama dengan Badak LNG, sebuah perusahaan minyak dan gas terbesar Indonesia. Setelah melalui 6 tahap seleksi, Arroyan pun masuk dan menjalani program akademi selama 3 tahun dengan beasiswa fully beasiswa ekstensi gelar dari D3 ke S1 di TaiwanArroyan Pram, pemuda asal Boyolali yang dapat beasiswa internasional, usai ditolak PTN di Indonesia. Sumber Instagram/arroyanpramDijelaskan juga kalau di sana sebagian besar dosennya merupakan lulusan ITB, UGM, dan beberapa kampus luar negeri. Selama tiga tahun itu pula, otaknya dipaksa untuk belajar setiap hari. Hingga akhirnya Arroyan lulus di tahun 2021 dengan menyandang gelar AMd T di program studi Teknik Mesin Konsentrasi Pengolahan Gas. Perjuangannya untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi pun tidak berhenti sampai di sana. Setelah lulus, pria yang kini berusia 22 tahun itu berpikir untuk kembali melanjutkan pendidikannya di luar negeri, dengan mencari beasiswa lanjutan untuk ekstensi gelar dari D3 ke S1 Teknik Mesin. Kala itu, ia mencoba membuat daftar program beasiswa dari berbagai negara, termasuk Taiwan. Satu bulan sebelum lulus dari Badak LNG Academy, tepatnya di bulan Juni 2021, Arroyan mendapat pengumuman bila esainya lolos di program beasiswa kolaborasi dua negara dari pemerintah Indonesia dan Taiwan. Uniknya, mahasiswa yang gemar membuat konten itu juga berhasil lolos seleksi administrasi dari total program beasiswa 10 negara yang didaftarnya. Namun, karena adanya berbagai kendala, akhirnya Arroyan memutuskan untuk mengambil program beasiswa Taiwan Industry Academia Collaboration dan resmi menjadi mahasiswa di Cheng Shiu University sejak tahun 2021. "Program tersebut bernama 2+i Industry-Academia Collaboration of Mechanical Engineering Program di Cheng Shiu University. Sekarang sudah hampir 2 tahun kuliahku di Taiwan," selama menjadi mahasiswa internasionalArroyan Pram, pemuda asal Boyolali yang dapat beasiswa internasional, usai ditolak PTN di Indonesia. Sumber Instagram/arroyanpramArroyan menambahkan jika program beasiswa S1-nya itu hanya 3 semester. Namun, sebagai mahasiswa beasiswa, ia harus menjalani internship selama 1,5 tahun ke depan secara full time di perusahaan lokal di Taiwan. "Di Badak LNG Academy 6 semester, terus ekstensi yang sekarang cuma 3 semester, jadi total 9 semester. Harusnya kemarin ijazah S1 sudah selesai dan sudah wisuda. Karena aku anak beasiswa jadi diwajibkan internship dulu 1,5 tahun di perusahaan Taiwan. Jadi sekarang semester 4. Jadi kayak kuliah sambil kerja," ucapnya. Kini setelah 3 semester berkuliah di Taiwan, Roy tetap masih menjalani studi menjadi mahasiswa internasional. Ia juga tetap mengasah skill dengan mengikuti berbagai program seperti sertifikasi di Massachusetts Institute of Technology MIT.Bagikan konten pengalaman dan motivasi lewat media sosialArroyan Pram, pemuda asal Boyolali yang dapat beasiswa internasional, usai ditolak PTN di Indonesia. Sumber TikTok/arroyanprammSelain rajin belajar dan bekerja keras untuk menggapai cita-citanya, Arroyan juga gemar membagikan pengalaman dan pesan motivasi di semua akun media sosialnya. Salah satunya di laman TikTok arroyanpramm. Bahkan, videonya dengan tajuk "Bersukur gagal masuk PTN" sudah ditonton hingga 6,4 juta. Namun, karena kesibukannya, Arroyan hanya bisa membuat konten pada hari Sabtu atau Minggu. Setidaknya, video yang dibagikan di TikTok sebisa mungkin ada ilmunya untuk orang lain. Mulai aktif membuat konten pengalaman inspirasi pada April 2022, kini pengikutnya di TikTok sudah lebih dari 140 ribu. "Kesibukannya mahasiswa semester 4, semua kuliah teknik sudah selesai, sekarang aku masih ada kelas dan belajar bahasa mandarin, magang full time, ambil beberapa program sertifikasi dari kampus Amerika, dan kalau masih sempat bikin konten," jelasnya. Saat ditanya bagaimana cara membagi waktu, Arroyan tidak ambil pusing. Ia akan mengerjakannya satu per satu. Tetap fokus pada apa yang sekarang sedang dikerjakan. Itulah prinsip yang ia pegang sejak mendapat beasiswa ala Arroyan PramIlustrasi Pendaftaran Beasiswa freepik/ Pram juga memberikan tips untuk para siswa pejuang universitas yang masih takut dalam menentukan tujuannya. Ia mengatakan ada dua faktor yang harus diperhatikan, yaitu hal yang dapat dikontrol dan hal yang tidak bisa terkontrol. Pertama, hal yang dapat dikontrol seperti, nanti bakal belajar sekenceng apa, bakal coba seleksi di berapa tempat, dan nanti usahanya bakal sekeras apa. Sedangkan hal yang tidak bisa terkontrol yaitu antara lolos atau tidak. "Fokusnya jangan mikir nanti bakal keterima atau enggak. Harus memaksimalkan diri sendiri. Mencoba tebar di banyak tempat, Insha Allah diri kita udah naik dan akhirnya nanti pas dilihat dari jangka panjang akan banyak kesempatan daripada sejak awal kita hanya fokus pada satu tempat," ungkapnya. Saat gagal dulu, pria yang lahir di Boyolali ini mengaku sudah sadar mindset, jadi tetap fokus ke hal yang bisa dikontrol. Ia tidak terlalu memikirkan akan masuk PTN atau tidak. Fokusnya adalah belajar sekencang mungkin, agar saat dilihat secara jangka panjang, semua hal akan naik, baik dari skill maupun kualifikasi diri. Hingga akhirnya banyak kesempatan di banyak tempat. Jadi fokus ke hal yang bisa dikontrol daripada yang tidak bisa untuk masa depanArroyan Pram, pemuda asal Boyolali yang dapat beasiswa internasional, usai ditolak PTN di Indonesia. Sumber Instagram/arroyanpramDikatakannya, siapa yang memotivasinya sehingga bisa sampai di titik seperti sekarang adalah perjuangan B. J. Habibie. Ia juga mengagumi dan menjadikan Presiden ke-3 RI itu sebagai role modelnya. Sebisa mungkin, ia ingin mengcopy paste perjuangan dari almarhum saat masih belajar di Jerman. Hingga akhirnya dipanggil ke Tanah Air untuk berkontribusi membangun Indonesia. Selain itu, anak pertama dari lima bersaudara ini juga harus bisa menjadi role model bagi adik-adiknya kelak. Sebagai manusia yang takut akan kegagalan di masa depan, Arroyan berusaha sebaik mungkin memberikan edukasi kepada pengikutnya di media sosial agar bisa mencapai kesuksesan, seperti apa yang dicita-citakan. Maka dari itu, bagi yang penasaran dengan cerita pengalaman dan tips tentang pendidikan yang dibagikannya, bisa langsung mengunjungi media sosial Arroyan Pram.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
beasiswa ekstensi d3 ke s1 australia